Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2010

Beras Sebagai Pengering Handphone

Gambar
Frens, pernah gak sih mengalami handphone kecemplung dalam air atau basah karena kehujanan? Atau disiram air oleh balita kita, misalnya?..hihihi.. Jangan bete dulu ya kalo nasib hape anda lagi apes kayak gitu..Lebih baik segera lakukan pertolongan pertama pada si hape. Menurut info dari sebuah tabloid, ada hal sederhana yang dapat segera anda lakukan bila hape anda basah luar dalam dan katanya dijamin gak beresiko merusak. Caranya, yang pertama adalah tentu saja, segera matikan handphone, lalu lepaskan baterai dan kartu SIM-nya. Ambil beras sebanyak kira-kira satu baskom kecil, lalu benamka handphone anda ke dalamnya. Biarkan beberapa jam hingga handphone kering, lalu pasang kembali baterai dan coba hidupkan handphone anda. Insyaalloh dapat membantu. Dikatakan dalam artikel tersebut bahwa beras di sini berfungsi sebagai semacam silica gel yang akan menyedot dan menyerap kelembaban. Justru jika anda mengeringkan handphone anda dengan cara menjemur di bawah sinar matahari, dikhawatirkan ...

Tamasya Sederhana

Gambar
Buat kita yang berstatus pekerja, pasti kita pernah mengalami yang namanya kejenuhan.. Makanya, banyak yang banget yang setiap hari Jumat yang menulis di status fesbuknya : Thanks God..It’s Friday..(kadang2 saya juga gitu..:P) Trus teman, biasanya apa sih yang kalian lakukan untuk mengisi week end anda? Kalo lagi banyak uang, sepertinya banyak ya yang bisa dilakukan? Ke mall, ke Ancol, ke Dufan, ke Tanah Abang, ke Gramedia..nonton di bioskop, makan siang di luar..waaahhhh.. Kalo lagi berdoku, begitu banyak rencana yang bisa kita lakukann untuk mengisi week end dan membuang semua kejenuhan di otak kita.. Tapi jangan salah juga teman, ternyata hal-hal sederhana pun bisa kita lakukan untuk merefresh pikiran kita, apalagi kalau hal tersebut dilakukan bersama orang-orang tercinta. Seperti yang saya lakukan di week end kemarin Bukan karena alasan tanggal tua juga sih, makanya kami sekeluarga memutuskan untuk tidak mengunjungi mall di week end kali ini. Lagi bosan aja sama keramaian dan bosan...

Rahasia di Balik Jatuh Cinta

Gambar
Pulang kerja sore tadi saya sengaja tidak ikut jemputan karena ingin menyelesaikan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda akibat long week end kemarin. Saya pun pulang dengan naik angkot. Tak dinyana di pojokan angkot, saya melihat sepasang merpati..eh, bukan deng..hehe..sepasang manusia sedang berpegangan tangan dengan mesranya. Hm..hm..kok jadi saya yang salting ya, sampai pura-pura buang muka. Padahal yang bersangkutan sih cuek beibeh serasa angkot milik berdua, yang lain cuma numpang..(hihi..padahal kan bener yee..kita emang numpang ke mang sopir) Btw, sebenarnya bukan mereka yang mau saya omongin, walaupun karena melihat mereka-lah, saya jadi ingin nulis tentang hal ‘ini’..hehe..apakah itu?? * hiyy..sok misterius nih yeee. Iyyyaa niiih…ngomong-ngomong soal jatuh cinta, saya ingat belum lama ini saya baca artikel di internet tentang sebuah penelitian yang dilakukan pada orang-orang yang sedang jatuh cinta. Ternyata menurut hasil penelitian tersebut pada orang2 yang sedan...

Mari Bicara tentang Mimpi

Gambar
Sudahkan anda menonton film Sang Pemimpi? Saya memang belum menontonnya, tapi jauh sebelum novelnya dilayarlebarkan, saya sudah melahap habis isi novel tersebut. Saya sangat suka karakter Arai dan Ikal. Saya terngiang-ngiang salah satu slot cerita yang menyatakan bahwa suatu ketika, Ikal yang sudah duduk di kelas 3 SMA menemukan kenyataan pahit bahwa dirinya akan menjadi seperti anak-anak remaja sebayanya di Gantong waktu itu, terjerembab dalam pekerjaan kuli angkut ikan, ataupun kuli tambang. Dia menemukan bahwa bagaimanapun dia belajar dan lulus dengan nilai gemilang, pada akhirnya dia hanya akan tetap jadi kuli. Itu berdasarkan kenyataan bahwa selama dia sekolah pun, dia membiayai sekolahnya melalui hasil pekerjaan itu. Pada akhirnya Ikal pun kehilangan semangat. Belajarnya jadi asal-asalan dan apa hasil yang dicapainya? Urutan ketiga di sekolahnya pada semester sebelumnya menjadi urutan ratusan di semester berikutnya. Ikal sudah putus asa. Dia pun tidak berharap banyak untuk ke...