Mari Bicara tentang Mimpi


Sudahkan anda menonton film Sang Pemimpi? Saya memang belum menontonnya, tapi jauh sebelum novelnya dilayarlebarkan, saya sudah melahap habis isi novel tersebut.

Saya sangat suka karakter Arai dan Ikal. Saya terngiang-ngiang salah satu slot cerita yang menyatakan bahwa suatu ketika, Ikal yang sudah duduk di kelas 3 SMA menemukan kenyataan pahit bahwa dirinya akan menjadi seperti anak-anak remaja sebayanya di Gantong waktu itu, terjerembab dalam pekerjaan kuli angkut ikan, ataupun kuli tambang. Dia menemukan bahwa bagaimanapun dia belajar dan lulus dengan nilai gemilang, pada akhirnya dia hanya akan tetap jadi kuli. Itu berdasarkan kenyataan bahwa selama dia sekolah pun, dia membiayai sekolahnya melalui hasil pekerjaan itu.

Pada akhirnya Ikal pun kehilangan semangat. Belajarnya jadi asal-asalan dan apa hasil yang dicapainya? Urutan ketiga di sekolahnya pada semester sebelumnya menjadi urutan ratusan di semester berikutnya. Ikal sudah putus asa. Dia pun tidak berharap banyak untuk kehadiran ayahnya pada saat pembagian raportnya.

Tapi apa yang terjadi sungguh membuat hati Ikal sangat sakit. Sang ayah tetap datang dengan pakaian terbaiknya, walaupun beliau harus menyaksikan keterpurukan sang anak tercinta. Beliau tetap maju dan duduk di kursi ratusan yang dipersembahkan Ikal, sama ekspresinya seperti ketika beliau duduk di kursi urutan ketiga pada semester sebelumnya.

Arai pun naik pitam. Dia menyerang Ikal dengan mengatakan bahwa kemiskinan boleh mengungkung kita. Tapi kita punya mimpi. Biarkan mimpi itu yang akan membawa kita menjelajahi dunia. Hanya mimpi mimpi yang membuat kita tetap bertahan. Bermimpilah karena mimpi adalah kunci kita untuk menaklukkan dunia.

Ikal pun akhirnya menemukan semangatnya kembali. Dia memutuskan untuk menjalani semuanya dengan focus, dan belajar dengan giat. Biarlah masa depan yang akan menjawab, menjadi apa dia kelak. Yang penting sekarang dia melakukan yang terbaik.

Tahukah anda yang terjadi selanjutnya? Mimpi-mimpi telah membawa mereka ke Bogor, melewati semua yang pahit dengan menjadi tukang pos dan buruh pabrik, tapi mimpi mereka untuk sampai di Eropa tetap menyala. Tentulah mereka tidak sekedar menjadi tukang pos dan buruh pabrik biasa. Karena mereka focus dengan mimpinya, mereka jeli melihat peluang yang ada. Dan saat ada peluang itu, mereka kuliah tetap dengan bekerja. Begitulah seterusnya sampai suatu ketika ada beasiswa pendidikan S2 ke tanah Eropa.

Akhirnya sampailah mereka di sana. Mimpi membuat dua anak manusia yang tercipta dalam kondisi kekurangan sampai ke belahan dunia lain. Sungguh kisah yang sangat menginspirasi.

Bagaimana dengan anda, temans?

Pasti semua kita punya mimpi. Tapi apakah kita sudah berjalan untuk mencapai mimpi kita itu? Sudahkah kita maksimal melakukan semua step untuk mencapai mimpi kita? Konsistenkah kita pada usaha pencapaian mimpi kita? Tetap bertahankah kita meski banyak halangan dan rintangan di depan kita? Kreatifkah kita mencari solusi tantangan di depan kita?

Ataukah kita hanya akan terus-terusan bermimpi di siang bolong dan akhirnya menemukan bahwa kita tak pernah beranjak???

Tati Nurhayati

tati_noor@yahoo.com

http://www.celotehbundanaura.blogspot.com

http://www.bisnisbunda.net

PS :

Makasih ya teman2 for the comment on the milist :

Mb Regina F. Lestari : betul mba tati...

mimpi memang bisa membuat kita terus melangkah kedepan disertai, usaha, kreativitas, dan tentu saja doa.
meskipun saya blom naik2 dari 3% tp mimpi saya untuk sukses di bisnis ini tetap ga berubah ditambah lg dengan motivasi dari kesuksesan para aplen membuat saya terus kejar target...
bicara soal sang pemimpi...so inspiring ya n bisa diambil maknanya...apapun mimpi kita jika kita mau kerja pintar, sabar, dan konsisten pasti Allah bantu kita untuk mencapainya meskipun ga instant n kadang butuh waktu lama...

Mb Nur Arifah : wah ,,, asyik banget tuh, bikin tambah semangat, semoga semua impian kita memang cepat tercapai, semangat lagi kalu tiap bulan bisa naik level yah.. cihuyyyyyy, makin semangat duehhhh, yuk wujudkan impian kita,, jangan tidur dunk, masak zaman modern begini malah tidur aja, banguuuuuuunnnnnn, kini dunia internet marketing makin menjadi, kelak akan menyesal sendiri jika kita tertidur saat ini,,tetap semangat,,

Mb Evi Dewi Ranti : Memang benar hanya impian yang bisa membuat kita berubah menjadi lebih baik. Tapi impian itu akan jadi bunga tidur apabila kita mengejarnya.

Jika kuat impian kita, tidak ada satupun yang akan menghalangi kita untuk mencapainya. Maka jika punya impian, pegang kuat impiannya dan yakinlah suatu saat kita akan mencapai semuanya dengan terus menjalankan roda kendaraan menuju impian itu. Saya tambahkan, saya adalah bukti nyata orang yang mempunyai impian yang kuat dari masa remaja saya.. kisah lengkapnya bisa dibaca disinihttp://www.katakata motivasi. com/2009/ 11/melihat- kekurangan- diri-untuk- meraih-sukses- hidup/ Semoga kita semua sebagai member Oriflame dgn sistem dBC network, bisa dengan pasti enggambarkan apa yang kita ingin capai melalui bisnis ini. Dan meyakini suatu saat nanti Insya Allah impian kita akan terwujud yang pasti harus dengan Mau, Action dan Fokus.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Menjawab Pertanyaan Balita

Beras Sebagai Pengering Handphone

Stop Bohong Saat Meninggalkan Anak