Saat Belajar Makan Sendiri Bisa Menguatkan Jiwa
Seorang ibu muda mengajak anaknya makan siang dan menemaninya dengan sabar.
Saat anaknya menyendok nasi hingga berceceran, alih-alih bilang," Duh hati-hati dong makannya, "
Ibu itu malah berkata dengan penuh semangat, "Kalau perlahan-lahan pasti bisa!" dengan penuh semangat.
Saat anaknya makan sambil bicara, alih-alih bilang,"Kalau lagi makan, jangan sambil ngomong dong!"
Ibu itu malah berkata dengan lembut," Kalau bicara sambil makan, Ibu jadi tidak mengerti."
Saat anaknya tersedak karena bicara sambil makan, alih-alih bilang,"Tuh kan apa ibu bilang. "
Ibu itu malah berkata sambil menjulurkan segelas air, "Kalau makannya tidak sambil bicara, pasti tidak akan tersedak."
Saat anaknya minum segelas air dan meniup air tersebut sehingga bergelembung, alih-alih bilang," Iih..jorok ah.."
Ibu itu malah bilang dengan ceria,"Ibu senang jika adik bisa membuat gelembung, tapi tidak pada saat minum ya."
Saat anaknya melempar-lempar makanan, alih-alih bilang,"Aduh adik..makanannya jangan dilempar-lempar. Sayang kan!"
Ibu itu malah bilang dengan semangat," Wah lemparan adik sangat bagus. Adik pasti bisa jadi pemain basket yang hebat. Tapi kalau makanan jangan dilempar-lempar ya.."
Saat anaknya memainkan sendok ke piring hingga berbunyi trang tring trang, alih-alih bilang," Adik, berisik ih.."
Ibu itu malah bilang dengan sabar," Suara sendok dan piringnya jadi merdu, tapi main musiknya tidak pada saat makan ya.."
Saat anaknya mengusap mulutnya yang kotor menggunakan bajunya, alih-alih bilang," Adik..bajunya kotor dong kalau gitu,"
Ibu itu malah bilang,"Kalau Ibu pakai ini," sambil mengulurkan sebuah kain serbet.
Saat anaknya tidak memakan sayur di piringnya, alih-alih bilang," Adik dimakan dong sayurnya, Ibu udah capek-capek masak."
Ibu itu malah bertanya," Adik ingat tidak cerita tentang anak yang kuat?"
Ketika anaknya mengangguk,"Adik tahu gak mengapa ia kuat? Sebab ia suka makan sayur." sambungnya dengan mata berbinar.
Dan anaknya pun belajar makan dengan penuh semangat dan ceria, sebab ibunya tak sedikit pun menjatuhkan harga dirinya dengan kata-kata yang melemahkan jiwanya.
Hmmm..ngomong-ngomong siapa sih ibu yang sabar banget itu? Jadi penasaran ya?
Ternyata sosok ibu yang sabar banget itu adalah ibunya Sali di dalam buku #HaloBalita seri Self Help yang berjudul "Aku Bisa Makan Sendiri." 😍
Wow! Selain mendorong anak mau belajar makan sendiri, buku ini ternyata juga menyampaikan pesan parenting ya buat ibu-ibunya.
Jadi asli beneran deh kalau dibilang bahwa Halo Balita itu paket komplet.
Gak cuma bawa pesan buat si balita tapi juga buat kita-kita para orang tua.
Hmm...makin lope-lope deh jadi #BookAdvisor Halo Balita. 😍😍😍
Pondok Gede, 14 Maret 2017
Tati Noor
Senior Book Advisor
Saat anaknya menyendok nasi hingga berceceran, alih-alih bilang," Duh hati-hati dong makannya, "
Ibu itu malah berkata dengan penuh semangat, "Kalau perlahan-lahan pasti bisa!" dengan penuh semangat.
Saat anaknya makan sambil bicara, alih-alih bilang,"Kalau lagi makan, jangan sambil ngomong dong!"
Ibu itu malah berkata dengan lembut," Kalau bicara sambil makan, Ibu jadi tidak mengerti."
Saat anaknya tersedak karena bicara sambil makan, alih-alih bilang,"Tuh kan apa ibu bilang. "
Ibu itu malah berkata sambil menjulurkan segelas air, "Kalau makannya tidak sambil bicara, pasti tidak akan tersedak."
Saat anaknya minum segelas air dan meniup air tersebut sehingga bergelembung, alih-alih bilang," Iih..jorok ah.."
Ibu itu malah bilang dengan ceria,"Ibu senang jika adik bisa membuat gelembung, tapi tidak pada saat minum ya."
Saat anaknya melempar-lempar makanan, alih-alih bilang,"Aduh adik..makanannya jangan dilempar-lempar. Sayang kan!"
Ibu itu malah bilang dengan semangat," Wah lemparan adik sangat bagus. Adik pasti bisa jadi pemain basket yang hebat. Tapi kalau makanan jangan dilempar-lempar ya.."
Saat anaknya memainkan sendok ke piring hingga berbunyi trang tring trang, alih-alih bilang," Adik, berisik ih.."
Ibu itu malah bilang dengan sabar," Suara sendok dan piringnya jadi merdu, tapi main musiknya tidak pada saat makan ya.."
Saat anaknya mengusap mulutnya yang kotor menggunakan bajunya, alih-alih bilang," Adik..bajunya kotor dong kalau gitu,"
Ibu itu malah bilang,"Kalau Ibu pakai ini," sambil mengulurkan sebuah kain serbet.
Saat anaknya tidak memakan sayur di piringnya, alih-alih bilang," Adik dimakan dong sayurnya, Ibu udah capek-capek masak."
Ibu itu malah bertanya," Adik ingat tidak cerita tentang anak yang kuat?"
Ketika anaknya mengangguk,"Adik tahu gak mengapa ia kuat? Sebab ia suka makan sayur." sambungnya dengan mata berbinar.
Dan anaknya pun belajar makan dengan penuh semangat dan ceria, sebab ibunya tak sedikit pun menjatuhkan harga dirinya dengan kata-kata yang melemahkan jiwanya.
Hmmm..ngomong-ngomong siapa sih ibu yang sabar banget itu? Jadi penasaran ya?
Ternyata sosok ibu yang sabar banget itu adalah ibunya Sali di dalam buku #HaloBalita seri Self Help yang berjudul "Aku Bisa Makan Sendiri." 😍
Wow! Selain mendorong anak mau belajar makan sendiri, buku ini ternyata juga menyampaikan pesan parenting ya buat ibu-ibunya.
Jadi asli beneran deh kalau dibilang bahwa Halo Balita itu paket komplet.
Gak cuma bawa pesan buat si balita tapi juga buat kita-kita para orang tua.
Hmm...makin lope-lope deh jadi #BookAdvisor Halo Balita. 😍😍😍
Pondok Gede, 14 Maret 2017
Tati Noor
Senior Book Advisor
Komentar
Posting Komentar